Tampilkan postingan dengan label Love Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love Story. Tampilkan semua postingan

Puisi untuk Kekasih

Mata sayumu memberikan aku sebuah,
Arti makna cinta sejati.
Yang kini tlah membuat,
Aku begitu sangat mencintaimu.

Fana memang rasa hidupku,
Ini jika engkau jauh dari sisiku.
Telah lama aku mencari bagian cinta sejati.
Rasa cinta yang dulu kurasakan hanyalah,
Ilusi belaka yang tanpa ada rasa cinta.
Akhirnya kini kau hadir di relung hatiku.

Engkau hadir dengan sejuta rasa cinta.
Kasih sayangmu tlah membuat,
Aku merasakan makna cinta sejati.

Sayangku...
Aku sungguh ingin hidup bersamamu.
Resah bila engkau meninggalkan aku, tapi
Indahnya dunia jika kau selalu disisiku.

Continue Reading...

Memory

Pagi tadi...
Embun melayang ke bumi
berderai jatuh membasahi tanah
berderai ditiup sang bayu

Pagi tadi...
Terbayang angan-angan cinta
sebersit kenangan cinta
Awal persahabatan...
di tahun-tahun yang suram
Dan akhir ini...
mungkin kita kan berpisah
mengikuti sang buana
kembali ke dalam sana.

Sahabatku...
kenanglah semua yang telah terjadi
antara kau dan aku...
Sapulah air matamu..
Air mata yang kau tahan
Kan jadi mutiara...
tetapi air mata yang jatuh
hanya jadi air belaka.

Continue Reading...

Perubahan Iklim Dapat Memusnahkan Kehidupan di Bumi

Menurut laporan PBB, 9 dari 10 bencana yang terjadi dalam beberapa tahun ini adalah akibat dari perubahan iklim. Bencana banjir merupakan bencana yang paling banyak terjadi dan menewaskan ribuan orang dari berbagai negara setiap tahun. Bencana banjir, terjadi karena curah hujan ekstrem akibat gangguan cuaca. Selain banjir, masih ada bencana lain seperti gelombang panas yang menyebabkan kekeringan, kenaikan permukaan laut, kelangkaan pangan, kelangkaan air bersih, gelombang pengungsi, gempa bumi, lumpur lapindo, angin topan, kepunahan spesies, penyebaran penyakit, dan sebagainya.

Tetapi, di luar dari berbagai bencana di atas, pemanasan global juga membawa satu potensi bencana besar bagi planet kita. Tahukah Anda, di bawah lapisan es Kutub Utara tersimpan karbon dan metana dalam jumlah besar? Planet bumi menyimpan metana beku dalam jumlah yang sangat besar yang disebut dengan methane hydrates atau methane clathrates. Metana beku banyak ditemukan di kutub utara dan kutub selatan, dimana suhu permukaan air kurang dari 0 derajat Celcius, atau dasar laut pada kedalaman lebih dari 300 meter, dimana temperatur air ada di kisaran 20 Celcius. Bila es mencair, maka kedua gas rumah kaca ini akan dilepaskan ke atmosfer. Jumlahnya tidak main-main! Lapisan es Kutub Utara mengandung 2 kali lipat jumlah karbon yang ada di atmosfer. Penelitian dua puluh lebih ilmuwan lingkungan yang dikepalai oleh Profesor Ted Schuur dari University of Florida yang dimuat dalam jurnal Bioscience edisi September 2008 menunjukkan bahwa 1.672 miliar metrik ton karbon terkurung di bawah lapisan es dan jumlah ini dua kali lipat dari 780 miliar ton karbon yang ada di atmosfer saat ini.

Ancaman serius juga berasal dari endapan hidrat metana yang tersimpan di dasar laut. Endapan ini terdapat di seluruh pinggir benua dan terlepas bila laut menjadi panas. Dengan hilangnya lapisan es yang mengakibatkan 90% panas matahari langsung masuk ke dalam lautan, endapan metana ini bisa terlepas dari dasar laut.



Belum lama ini di bulan September 2008 para ilmuwan Arktik menemukan bukti nyata bahwa jutaan ton metana ini mulai terlepas dari dasar laut Arktik.14 Mereka menemukan sejumlah area yang berbuih di lautan karena gas metana meruap dari dasar laut. Tak berapa lama kemudian ditemukan kembali ratusan gelembung metana yang meruap dari dasar laut di daerah Svalbard di Arktik.



Catatan sejarah menunjukkan bahwa metana yang terlepas dalam jumlah besar dari dasar laut memanaskan Bumi hingga 7ÂșC 55 juta tahun yang lalu dan menyebabkan kepunahan masal serta terganggunya iklim Bumi selama 100.000 tahun, menurut ketua peneliti Gavin Schmidt dari NASA.10 Jauh sebelum itu, kehidupan di Bumi pun pernah punah akibat ledakan gas metana dari dasar laut 251 juta tahun lalu.11 Menurut Dr. Gregory Ryskin, asosiat profesor teknik kimia dari Northwestern University, gas metana yang terlepas secara tiba-tiba dari dasar lautan menjadi penyebab utama kepunahan sebagian besar kehidupan laut dan spesies darat pada akhir era Permian, jauh sebelum dinosaurus ada. Dr. Ryskin menghitung 10.000 gigaton gas metana (1 Gigaton = 1 miliar ton) terkumpul dalam air di dasar lautan dalam tekanan tinggi. Ledakan gas metana memiliki daya ledak 10.000 kali lebih kuat daripada ledakan seluruh senjata nuklir di dunia. Banjir lautan api raksasa dari laut itulah yang menyebabkan kepunahan masal saat itu, kira-kira 95% spesies laut dan 70% spesies daratan. Selanjutnya, beliau menyebutkan, bila itu pernah terjadi, itu bisa terjadi lagi.



Seberapa cepatkah itu bisa terjadi? Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim dramatis hanya dalam waktu 1 tahun pernah terjadi dalam sejarah Bumi.12 Tiga belas ribu tahun yang lalu, Eropa tidak jauh berbeda dengan kondisi sekarang, hanya saja lebih hangat dan banyak ditutupi oleh hutan. Namun, tiba-tiba saja, terjadi perubahan. Arus Teluk hangat yang membawa panas dari ekuator ke kutub berhenti mengalir. Suhu udara turun drastis 3 hingga 4 derajat Celcius, dan bertahan seperti itu selama seribu tahun. Para ilmuwan yang dikepalai oleh Achim Brauer dari German Research Center for Geoscience di Postdam, Jerman, menyebutkan periode perubahan iklim drastis itu yang bernama Younger Dryas terjadi hanya dalam waktu satu tahun, kurang lebih 12.679 tahun lalu, berdasar atas penelitian pada lapisan sedimen yang terjaga baik di sebuah danau terpencil di Jerman. Penelitian menunjukkan air dingin yang mengalir dari gletser yang mencair memperlemah aliran Arus Teluk yang hangat. Akibatnya berakhirlah angin hangat yang sebelumnya bertiup melintasi Eropa. Tanpa angin yang hangat ini, suhu udara dengan cepat turun 3 hingga 4 derajat Celcius, dan membekukan benua yang sebelumnya ditutupi hutan selama ribuan tahun berikutnya. Daniel Sigman dari Princeton University menyebutkan bahwa ”Periode Younger Dryas terus mengejutkan kami karena memberikan pesan betapa cepatnya perubahan iklim bisa terjadi.



PBB sendiri juga telah menyebutkan bahwa mencairnya lapisan es merupakan “kartu liar” yang secara dramatis bisa memperparah pemanasan global dengan melepaskan gas rumah kaca secara besar-besaran.13 Dalam laporan UNEP Year Book 2008, disebutkan bahwa, “…Kita mungkin akan mencapai ambang batas yang sulit untuk diprediksikan secara tepat, tetapi melewati ambang batas itu bisa membawa akibat serius secara global. Metana yang terlepas secara besar-besaran ke dalam atmosfer, yang berasal dari lapisan es yang mencair dan endapan methana hidrat di laut, akan membawa perubahan tak terduga dalam pola iklim yang mungkin tidak dapat diubah. Kita tidak boleh melewati ambang batas ini. Pemanasan global yang disebabkan oleh aktivitas manusia harus diatasi untuk membantu kita menghindari akibat semacam ini sepenuhnya.


Metana beku juga ditemukan di danau-danau yang dalam, seperti Danau Baikal di Siberia. Metana adalah gas dengan emisi rumah kaca 72 kali lebih ganas dari karbondioksida (CO2), yang berarti gas ini kontributor yang sangat buruk bagi pemanasan global yang sedang berlangsung. Berita buruknya adalah pemanasan global membuat suhu es di kutub utara dan kutub selatan menjadi semakin panas, sehingga metana beku yang tersimpan dalam lapisan es di kedua kutub tersebut juga ikut terlepaskan ke atmosfer. Para ilmuwan memperkirakan bahwa Antartika menyimpan kurang lebih 1.500 miliar ton metana beku, dan gas ini dilepaskan sedikit demi sedikit ke atmosfer seiring dengan semakin banyaknya bagian-bagian es di antartika yang runtuh. Anda bisa membayangkan betapa mengerikannya keadaan ini: Bila Antartika kehilangan seluruh lapisan esnya, maka 1.500 miliar ton metana tersebut akan terlepas ke atmosfer! Ini belum termasuk metana beku yang tersimpan di dasar laut yang juga terancam mencair karena makin panasnya suhu lautan akibat pemanasan global.

Sekali terpicu, siklus ini akan menghasilkan pemanasan global yang sangat parah sehingga mungkin dapat disetarakan dengan kiamat! Apakah ini fantasi yang dibuat-buat oleh aktifis lingkungan dan ilmuwan-ilmuwan paranoid? Sayangnya tidak. Bukti-bukti geologi yang kuat menyatakan sedikitnya sudah dua kali planet kita mengalami kejadian ini. Para ahli geologi menemukan bahwa malapetaka besar ini pernah terjadi kurang lebih 55 juta tahun lalu yang disebut oleh para ilmuwan sebagai Paleocene-Eocene Thermal Maximum (PETM). Saat itu semburan metana naik ke permukaan sehingga mengakibatkan pemanasan planet dengan sangat cepat dan menyebabkan kematian massal, kemudian mengganggu keadaan iklim bumi.


Mencairnya Es Abadi di Siberia: Krisis Iklim Global yang Kian Mengkhawatirkan

Daerah barat Siberia memiliki daerah kolam berlumpur seluas Perancis dan Jerman yang beku oleh es abadi. Daerah ini mengandung tidak kurang dari 70 miliar ton metana beku di dalamnya!

Peneliti Sergei Kirpotin dari Tomsk State University di Siberia dan Judith Marquand dari Universitas Oxford pada tahun 2005 melaporkan bahwa satu juta kilometer persegi es abadi di sana telah mulai mencair. Sebuah studi yang dipublikasikan pada majalah Nature edisi ke-7 yang ditulis oleh Katey Walter dari University of Alaska dan Jeff Chanton dari Florida State University melaporkan bahwa kecepatan proses terlepasnya metana ke udara karena mencairnya es di Siberia ini mencapai lima kali lebih cepat dari perkiraan para ilmuwan sebelumnya.

Sebagaimana kita ketahui, metana memiliki emisi gas rumah kaca 72 kali lebih buruk dari CO2. Lebih banyak metana yang terlepas ke atmosfer berarti makin parah pula pemanasan global yang kita alami. Sudah saatnya kita sebagai penduduk dunia untuk melakukan tindakan nyata untuk menghentikan semua proses yang mengarah pada kehancuran ini.
Continue Reading...

Tahun Baru 2009 Terlambat 1 Detik

Tahun baru kemarin merupakan tahun baru yang bisa dibilang tahun baru yang paling bersejarah dalam seumur hidupku karena setelah aku baca artikel di Kompas.com yang menyatakan bahwa Tahun Baru kemarin terlambat 1 detik. ya... meskipun begitu banyak orang-orang yang bersiap-siap menyambut tahun baru ini dengan berlibur ke suatu tempat, nonton konser musik, nonton tvbersama-sama, bakar jagung sambil ngobrol, pergi ke tepi laut lalungelamun sambil memandang laut, begadang semalam suntuk, pestakembang api, tiup terompet pada detik-detik memasuki tahun baru, wayang semalam suntuk, dll.

Bahkan ada yang lebih parah lagi, tahun baru dijadikan oleh pemuda-pemudi sebagian ajang untuk berbuat mesum, berduaan, berpelukan dan lain-lainnya, sungguh sangat menyedihkan. Tidak lupa pula beberapa umat Islam yang merayakan tahun baru dengan berdzikir berjamaah, Istighosah berjamaah, dll. Itulah beberapa contoh yang manusia lakukan dalam menyambut tahun baru.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, awal tahun baru 2009 akan terlambat satu detik. Sejumlah ilmuwan yang selama ini peduli terhadap standardisasi waktu di seluruh dunia telah sepakat menambah satu detik di akhir tahun 2008.

Penambahan ini untuk memastikan dunia tetap tepat waktu. Rotasi Bumi sebagai standar 24 jam masih digunakan dalam penentuan waktu di jam. Padahal, rotasi Bumi dari waktu ke waktumengalami keterlambatan. Pencairan es di kutub, aktivitas inti Bumi, gelombang laut, dan efekgravitasi Matahari dan Bulan membuat poros rotasi berubah-ubah dan mengalami perlambatanmilidetik setiap hari.

Sementara standar waktu yang presisi kini digunakan berdasarkan waktu luruh atom cesium yang hanya terlambat satu detik dalam 200 juta tahun. Akibat perbedaan ini menyebabkan tampilan jam atom harus disesuaikan dengan jam berdasarkan rotasi Bumi.

Tambahan detik yang diatur lembaga standardisasi waktu dunia International Rotation and Reference Systems Service akan dilakukan secara resmi pada malam tahun baru di Greenwich, Inggris. Greenwich selama ini menjadi referensi jam di seluruh dunia dengan sebutan GMT (Greenwich Mean Time) atau Coordinated Universal Time (UTC).

Secara teknis, pada malam tahun baru akan ditambahkan hitungan 23.59.60 sebelum berubah menjadi 00.00.00 memasuki 1 Januari 2009. Sebanyak 200 jam atom yang tersebar di 50 laboratorium di seluruh dunia akan menyesuaikan dengan perubahan ini.

Detik tambahan yang sering disebut Leap Second ini bukan kali pertama dilakukan. Sejak standardisasi waktu dunia disepakati tahun 1972 telah dilakukan 24 kali.

Meski seolah tahun 2009 terlambat satu detik, sebenarnya justru maju beberapa milidetik. Sebab, saat ini jam atom terlambat 0,6 detik sehingga penambahan satu detik membuat waktu Bumi 0,4 detik lebih dulu. Maju atau mundur, perayaan tahun baru kemarin sudah sangat meriah.
Continue Reading...

Hadiah Terindah di Awal Tahun

Akhir tahun kemarin merupakan akhir tahun yang paling mengesankan di dalam hidupku. Tepat di malam tahun baru, cewek yang ku sayangi dan ku cintai. Akhirnya dia menerima cintaku ini.
Kisah cintaku kali ini merupakan yang paling berbeda dan lebih bermakna bagiku. Cewek yang ku kenal selama setahun itu, akhirnya mau menerima cintaku yang ku pendam selama 4 Bulan. Bisa dibilang pada saat itu aku mengalami " Cinta Dalam Hati "

Puisi di bawah ini merupakan ungkapan pesaan aku saat ini.

Yang terindah di dalam hidupku
Untuk slalu terkenang di dalam hati
Aku mencintai dirimu sepenuh hati
Namun akankah engkau menerima cintaku ini?

Akhirnya usai sudah penantianku selama ini.
Nada-nada cinta yang penuh kasih sayang,
Untuk kau berikan padaku
Gejolak cintaku kian membara ketik,
Raut wajahmu nan lembut
Akan slalu menerangi hatiku yang gelap
Hingga akhir hayat uyang kan memisahkan cinta kita.


Mungkin ini semua merupakan Hadiah yang Terindah di Awal Tahun 2009, for me...
Continue Reading...

Makna Dari perasaan aku yang terdalam

disaat sepi dan sendirian aku pun, hanya termenung sambil membayangkan wajah cewek yang aku idam-idamkan. Diwaktu itulah aku sambil membuat puisi yang penuh makna dan arti.
Dibawah ini adalah puisi yang aku buat menurut kata hati aq sekarang.

Lentera cintamu yang kau berikan,
Untuk menemani hatiku yang hampa
Curahan kasih sayangmu,
Kini tlah membuka hatiku
Yang terbelenggu asa rindu yang beku

Mata sayumu memberikan aku sebuah,
Arti makna cinta sejati
Yang dulu pernah bersemayam di hatiku
Akankah engkau mencintai diriku ini?

CintaKu...
Hanya dirimulah yang kini hadir di dalam,
Ruang hatiku ini sayang?
Inginku untuk memiliki dirimu...
Segenggan anganku untuk menyayangimu
Tak akan mudah sirna di hatiku
Ini semua akankah terjadi?
Namun, jika ini hanyalah bayangan semu belaka,
Akan ku simpan di hatiku yang terdalam.

di dalam puisi itu ada artinya lho? apa ya?
Continue Reading...

Visitors

Banner